Antra cinta dan impian
Antara cinta dan Impian
Saya memang orang kolot mungkin hanya saya yang belum pernah pacaran, bukan berati saya tidak punya perasaan yang seperti meraka, tapi saya sulit mendefenisikan apa itu pacaran. Mungkin saya itu tergolong killer dalam percintaan, haha seandainya ada police love saya akan dipenjara seumur hidup. Saya sering menhindar kalau ada orang yang naksir sama saya, saya juga sering banget nolak cowok sampai-sampai setiap nolak pasti diceramahi..haha.., saya kagum sama mereka yang dengan mudahnya mengungkapkan persaan mereka baik itu dalam candaan maupun serius tapi mengapa saya tidak. Mungkin saya manusia yang tidak punya persaan.
Maaf mau curhat dikit akhir-akhir ini saya merasa ada kode keras buat saya darinya, seakan khayalan-khayalan masa kecil saya hampir menjadi kenyataan. Ya jujur saja saya tidak berani mengunkapkan perasaan saya karena saya tau cinta itu ada kadaluarsanya tapi berbeda dengan-Nya, kenapan belum expayear yah .. rasanya lama ..
Bukan bermaksud melukai tapi ini pilihanku yang tidak dapat saya ubah dengan mudah. Mungkin suatu saat saya akan belajar mencintai tapi ketika kebencian itu datang saya itu seperti ini "kenapa mau mencintai kalau kenyataannya tak bisa memiliki hanya buat rasa sakit yang membuat remuk jiwa dan raga". lebih baik fokus pada target kehidupan.
Memakin fokus pada, target semakin ada percikan cinta yang membuat bibir ini tak kuasa menahan senyum simpulku. Cinta memang tak pernah datang tepat waktu tak beda jauh denganku yang selalu telat masuk kesekolah. Kalau di kelas itu saya selalu mencari pandangannya kalau tak sampai pada tatapannya rasanya ada yang berbeda. tapi kenapa saat dia datang saya biasa saja . sulut untuk membedakan idola dan cinta. Ribet banget deh pokoknya. Yang jelas jangan mencampur adukkan cinta dan impian karena keduanya kadang tak menemukan jalan keluar dan terjebak pada dilema yang berkepanjangan.
"Mengapa kau membeberkan percikan cinta itu kepadaku ?. aku sudah tau bagaimana yang intang rasakan apa benar seperti ini. Campur baur deh. Trus kalu memang seperti itu apakah aku harus sakit hati. oh Tuhan , ribet banget sih . aku nggak bakalan sukakan kan sama dia?????????????????????????????? sikapku biasa aja didekatnya kok.. ini membuatku gila.
Sikap ku semakin dingin ketika bersamanya walupun dia sudah mulai jujur tapi itu hanya sebatas modus, jika memang dipertemukan kami akan bersatu dalam doa. dengan ridho Allah. biarkan lah air mengalir sesuai dengan alurnya . kita semua telah dibuatkan jalur masing-masing aku hanya belajar mengikhlaskan karena semuanya adalah pinjaman. sehebat apapun dirimu, seberat apapun perjuanganmu, semua itu telah diatur. kita hanya bisa menunggu sampai bahagia itu datang disaat kita sudah bosan bahkan lupa namanya kesedihan.
By: Nurjanna Tunnaim / Meiko Anohana


Komentar
Posting Komentar